Tampilkan postingan dengan label greysia polii/apriyani rahayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label greysia polii/apriyani rahayu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2019

Terbaru 2020 - Carlo Pernat Berjasa Besar Jadikan Rossi Pembalap Top.

Berita Bola

IBOBET - Valentino Rossi tak bisa dimungkiri merupakan pembalap yang telah menjadi ikon MotoGP, Kendati begitu, Rossi tak akan menjadi pembalap besar seperti sekarang jika bakatnya tidak ditemukan oleh seorang yang luar biasa bernama Carlo Pernat.

Bisa dibilang , Pernat adalah orang pertama yang melihat Rossi berpotensi menjadi seorang pembalap besar. Pernat mengungkapkan bahwa ia menemukan Rossi saat pembalap berjuluk The Doctor itu masih berusia 16 tahu, Kala itu, Pernat merupakan direktur olahraga dari tim Aprilia.

Tak ayal begitu ia melihat performa Rossi di lintasan, Pernat pun tertarik untuk merekrutnya. Saat itu, Pernah melihat Rossi Melintas seperti salah satu Legenda balap motor Grand Prix, Kevin Schwantz. kala Pernat menemukan Rossi , ia sebenarnya telah merekrut Max Biaggi lebih dulu.

Akan tetapi , pada 1996, Biaggi telah mentas di kelas 250cc, sedangkan Rossi akan menjajal kelas 125cc. Pada musim perdananya, Rossi hanya bisa finis kesembilan di klasemen akhir pembalap. Kendati begitu, pada musim berikutnya , The Doctor menjadi juara. Sejak saat itu , sejarah tentang Rossi pun di mulai.

"Dia (Rossi) tetap seperti yang saya kenal. Saat itu saya bertanggung jawab untuk Aprilia sebagai Direktur Olahraga, jadi saya agak di kejar-kejar oleh para pembalap. Saya telah merekrut Biaggi sebelumnya. Saya bertemu Valentino Rossi dan sangat terkesan , rasanya seperti Kevin Schwantz, dia menggunakan motor itu seperti sepeda" ungkap Pernat.

"Dia melintas kesana-sini, melakukan pergerakan yang tidak mungkin dan saya memberinya kontrak tiga tahun. Saya benar-benar ingat bahwa pemilik Aprilia megnaggap saya membodohinya karena telah membuat kontrak tiga tahun dengan seorang bocah lelaki berusia 16 tahun," pungkas Pernat.


Carlo Pernat Berjasa Besar Jadikan Rossi Pembalap Top.

 

Sabtu, 29 Juni 2019

Terbaru 2020 - Pasangan Ganda Putri BuluTangkis Indonesia Target Empat Besar di Olimpiade Tokyo

Berita Bola


Pasangan Ganda Putri BuluTangkis Indonesia Target Empat Besar di Olimpiade Tokyo - Greysia Polii/Apriyani Rahayu membidik peringkat empat besar demi Olimpiade 2020 di Tokyo. Ranking itu untuk mengamankan posisi mereka sebagai pemain unggulan.

Tahun 2019 menjadi masa krusial bagi para atlet bulutangkis. Dengan waktu kurang dari setahun, mereka berlomba-lomba mengumpulkan poin Olimpiade yang menjadi tantangan bagi atlet dan pelatih.

Di sektor ganda putri, Jepang masih mendominasi di peringkat satu sampai tiga. Selanjutnya Korea, dan China yang menempatkan dua pasang di belakangnya.

Greysia/Apriyani bertengger di peringkat delapan, di belakang pasangan Prancis dalam ranking kualifikasi menuju Olimpiade Tokyo.

Ranking delapan tentu bukan posisi yang aman bagi pasangan senior junior ini. Apalagi, PBSI berambisi mengirim dua wakil di setiap sektor di multievent terbesar di dunia tersebut.

"Saya menargetkan minimal masuk ranking satu sampai empat road to olympic.

Mudah-mudahan sih (bisa) soalnya pelatih juga memiliki keinginan yang sama," kata Greysia dalam wawancara ekslusif bersama detikSport di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Lihat juga :  Selamat Kepada Jokowi-Ma'ruf, AHY: Semoga Sukses Untuk Pimpin Negri Ini

Menurut Greysia, posisi ini secara tidak langsung menambahkan kepercayaan dirinya dan Apriyani untuk bisa bersaing di level tertinggi.

"Bukan masalah enak atau tidaknya jika dapat unggulan, karena sekarang enggak ada yang enak di ganda putri. Mungkin lebih percaya dirinya yang jadi bertambah untuk meraih (gelar) juaranya," ujar dia.

"Dulu pun saya pernah seperti ini (rankingnya saat bersama Nitya Krishinda Maheswari) ketika masuk ranking satu sampai empat itu lebih dapat seeded-nya," peraih medali emas Asian Games 2014 itu menambahkan.


Pasangan Ganda Putri BuluTangkis Indonesia Target Empat Besar di Olimpiade Tokyo